Super Bowl 2019 Diklaim Sebagai Final Yang Membosankan

usarugbytv – Pada musim ini, Super Bowl yang disebut pertandingan pucuk dari liga american football di Negeri Paman Sam (NFL) berjalan di Mercedes-Benz Ajang, Atlanta.

New England Patriots juga sukses keluar selaku juara sesudah sanggup menaklukkan Los Angeles Rams dengan score 13-3. Selaku info BolaSporter, ini jadi kali ke enam untuk Tom Brady dkk berhasil memenangi piala Vince Lombardi dari gelaran Super Bowl.

Walau berjalan dengan semarak, seperti umumnya, tapi Super Bowl 2019 simpan sedikit catatan negatif pada faktor hasil pertandingan. Pertandingan di antara New England Patriots melawan Los Angeles Rams barusan rupanya adalah laga Super Bowl dengan score paling minim sejauh riwayat!

Dari data yang didapatkan BolaSport.com, keseluruhan 16 point yang diciptakan ke-2 team pada Super Bowl 2019 adalah yang tersedikit dari 53 edisi penyelenggaraan. Pertandingan di antara New England Patriots melawan Los Angeles Rams benar-benar berjalan dengan seru semenjak awalnya. Bahkan juga sampai empat kuarter usai diadakan, terdaftar cuman ada satu touchdown yang sukses dikerjakan, yaitu oleh Sony Michel (Patriots).

Saat itu, seluruh tersisa point yang diciptakan pada laga itu dibuat lewat sepakan atau usaha field goal. Penendang unggulan Patriots, Stephen Gostkowski, sukses cetak tujuh angka lewat tendangan-tendangan tepatnya.

Sesaat tiga point yang diciptakan Rams pada pertandingan itu didatangkan lewat usaha field goal yang dikerjakan Greg Zuerlein.

New England Patriots Juara

Kejelasan itu didapatkan sesudah New England Patriots berhasil menaklukkan Los Angeles Rams di Mercedes-Benz Fase, Atlanta. Tom Brady dkk memiliki hak tampil jadi jawara sesudah sanggup menangani perlawanan Los Angeles Rams dengan score 13-3.

Selaku info BolaSporter, ini jadi kali ke enam New England Patriots memenangkan pertandingan Super Bowl sekalian jadi juara NFL. Patriots tampil menguasai semenjak laga diawali dengan kuasai bola sepanjang 11 menit 47 detik sepanjang kuarter pertama. Sayang, mereka tidak dapat manfaatkan supremasi itu untuk tembus pertahanan Rams dan cetak touchdown.

Sesudah buntet sepanjang lebih satu kuarter, New England Patriots pada akhirnya sanggup jadi team pertama yang cetak point pada Super Bowl 2019. Patriots baru sukses cetak point pada kuarter ke-2 melalui field goal (sepakan) Stephen Gostkowski dari jarak 42 yard yang diganjar dengan perolehan tiga point.

Baca Juga : Pemain NFL Dengan Darah Indonesia Pertama

Sesudah pecah telur, pertandingan Super Bowl 2019 kembali berjalan seru karena Los Angeles Rams memberi perlawanan yang ketat. Team “saudara tiri” Arsenal itu bahkan juga berhasil menyamai posisi jadi 3-3 pada kuarter ke-3 melalui catatan field goal Greg Zuerlein.

Masuk kuarter ke-4, New England Patriots kembali ada di atas angin sesudah Sony Michel sukses cetak touchdown.

Catatan touchdown Michel itu sukses disempurnakan dengan field goal Gostkowski hingga Patriots mendapatkan tamhana tujuh angka. Ketinggalan 3-10, Los Angeles Rams coba tampil lebih agresif untuk dapat cetak angka tambahan.

Tetapi barisan pemain bertahan Patriots sanggup memperhitungkan gempuran itu, terhitung seringkali mengintersep umpan quarterback Rams, Jared Goff. New England Patriots malah sukses melebarkan jarak keunggulan sesudah Stephen Gostkowski kembali berhasil lakukan field goal waktu pertandingan tersisa kurang dari 2 menit.

Sepakan tepat Gostkowski itu membuat Patriots mendapatkan tambahan 3 angka dan unggul dengan score 13-3. Score itu bertahan sampai pertandingan habis dan New England Patriots memiliki hak tampil jadi juara dan bawa pulang piala Vince Lombardi.

Rams Gagal Juara

Peluang itu bisa berlangsung karena Los Angeles Rams dan Arsenal mempunyai figur owner yang serupa, yaitu Enos Stanley Krenke ataupun lebih dikenali dengan Stan Kroenke. Stan Kroenke adalah pebisnis asal Amerika Serikat yang menyimpan ketertarikan besar di dunia olahraga dan selingan.

Sesudah mempunyai beberapa team olahraga di Negeri Paman Sam, Kroenke mengembangkan sayap ke Benua Eropa dengan menanam saham di Arsenal. Pria 71 tahun itu pada akhirnya jadi pemilik penuh Team Meriam London sehabis beli saham dari Alisher Usmanov.

Leave a Reply

Your email address will not be published.