Didik Mukrianto menjadi Wakil Presiden Asian Rugby

Didik Mukrianto, Presiden Federasi Sepak Bola Indonesia (PRUI), telah terpilih menjadi Komite Eksekutif Asia.
Didik Mukrianto akan menjadi wakil presiden ketiga setelah mengundurkan diri dari direksi saat ini.

“Alhamdulillah ini adalah waktu yang berharga bagi saya untuk bekerja untuk Rugby Indonesia karena saya bertanggung jawab untuk memenuhi tanggung jawab saya sebagai Wakil Presiden Rugby Asia. Ini berlanjut. Kami aktif mengkampanyekan rugby Asia, termasuk Indonesia.” kata. kita telah melakukannya

Didik adalah lulusan hukum dan anggota Komisi III Hukum, Hak Asasi Manusia dan Keamanan. Beliau adalah ketua Karang Taruna, organisasi pemuda nasional terbesar di Indonesia, yang didirikan pada tahun 1960 dengan kantor wilayah di seluruh Indonesia.

Ia juga merupakan ketua departemen hukum dan pertahanan Persaudaraan Nasional Setia Hati Terate (PSHT), salah satu organisasi Silat (Seni Nasional Indonesia) tertua, yang didirikan pada tahun 1922 dengan sekitar 25 juta anggota yang tinggal di Indonesia.

Sebelum bergabung dengan Rugby, Didik bermain untuk PSSI Persatuan Sepak Bola Indonesia. Dia adalah anggota komite kehakiman dan nominasi.

Dia terpilih sebagai presiden PRUI pada tahun 2017 dan telah menjadi kekuatan pendorong di balik perkembangan rugby Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, jumlah pemain rugby (GIR) meningkat dari 1.875 pada 2016 menjadi 27.188 pada 2019, dan Indonesia berhasil memetik manfaat dari Asian Games 2018 bersejarah yang diadakan di Rugby Sevens oleh Presiden Games Thomas Bach. Dewan. Bagikan.

PRUI juga telah menyelenggarakan beberapa acara rugby Asia selama empat tahun terakhir.

Didika Mukrianta baru-baru ini dinobatkan oleh Persatuan Wartawan Indonesia sebagai salah satu pemimpin olahraga papan atas atas semangat dan dedikasinya terhadap rugby Indonesia.

Filosofinya adalah mengembangkan rugby sebagai alat diplomatik tanpa dasar untuk perdamaian dunia.

Secret Rugby memenangkan penghargaan olahraga

Didik Mukrianto, Presiden Federasi Sepak Bola Indonesia, meraih penghargaan Indonesian Rugby Union Award dalam ajang SIWO PWI Sports Awards 2020 pada Rabu malam, 16 Desember 2020 di ajang SIWO PWI Sports Awards 2020.
Penghargaan dari Persatuan Wartawan Olahraga Indonesia (SIWO PWI) merupakan bentuk pengakuan bagi mereka yang mengembangkan program olahraga yang menarik dan tidak lekang oleh waktu.

Saya sangat berterima kasih kepada SIWO atas penghargaan ini. “Semoga penghargaan ini dapat menginspirasi semangat dan semangat kami untuk kemajuan rugby Indonesia dan olahraga pada umumnya,” kata Didik.

Rugby di Indonesia mungkin belum bisa dilakukan, namun di Indonesia rugby mulai populer dan dicari setelah tahun 2017 dan berada di bawah Didik Mukriant. Didik mengatakan Asian Games 2018 merupakan langkah awal perkembangan rugby Indonesia.

Baca Juga : 6 hal khusus rugby yang dianggap keras dan tangguh

“Di Asian Games 2018, kami belajar tentang penggunaan strategi, kekuatan, dan kepekaan di negara-negara Asia lainnya. Alhamdulillah, kami berhasil meraih medali perunggu untuk tujuh tim dari tim putri kami di Asian Rugby Championship 2019 yang diadakan di Jakarta.”

“Semoga penghargaan ini menjadi bagian dari tekad dan ketekunan rugby Indonesia untuk meraih kesuksesan nasional dan internasional di masa depan bagi anak-anak Indonesia.” Pemain dan pemain mengambil tindakan pencegahan terhadap pertemuan: “Siapa di pers?” Dia melanjutkan.

Penghargaan SIWO PWI dibagi menjadi tiga kategori: Penghargaan Terbaik, Penghargaan Khusus dan Penghargaan. Tahun ini, kategori disabilitas yang paling penting dikeluarkan, karena tidak ada hasil dari 2019.

Unit khusus telah dikerahkan untuk wilayah terkait KONI, antara lain pelatih pengembangan keterampilan, kota/daerah terkait olahraga, wilayah terkait olahraga, dan wilayah Siwo.

Kini ada tiga pelatih olahraga yang mendapatkan penghargaan kategori Honor atas partisipasi mereka sebelumnya di dunia olahraga.